Home » Blog » Tips Memilih Furniture
GALERI
Arsip
CARI PRODUK
Rabu, Januari 10th 2018. Posted in Tak Berkategori

Tips Memilih Furniture

Tips Memilih Furniture

Untuk memilih furniture kita harus jeli mulai dari bahan material yang digunakan sampai desain produk.

kwalitas dan bentuk barang biasanya tergantung dengan harga yang kita beli. maka sebelum membeli produk furniture kita harus jeli untuk memesan atau memilih langsung di toko online. berikut adalah beberapa tips memilih produk furniture.

tips memilih lemari

1. Memilih Bahan Lemari Yang Kuat
Usahakan anda memilih lemari yang bahannya kuat sehingga akan lebih awet untuk anda gunakan kapan saja.

2. Memilih Bahan Lemari Yang Tidak Mudah Berjamur
Selain bahan yang kuat anda juga perlu memilih bahan lemari yang tidak mudah berjamur.

3. Detail Pintu Lemari
Perhatikan bagian pintu pada lemari pakaian anda. Ketebalan pintu setidaknya 2,5cm sampai 3cm. Cek juga daun pintu lemari pastikan terbuat dari kayu utuh, bukan terbuat dari kayu belahan yang di samung

4. Menyesuaikan Ukuran Lemari
Tentukan ukuran lemari pakaian anda dengan ukuran kamar tidur. Jika kamu memiliki kamar tidur yang tidak terlalu luas, sebaiknya memilih ukuran lemari yang sedang agar tidak menimbulkan kesan yang sempit pada kamar tidur anda.

5. Pemilihan Desain Lemari
Untuk tetap memberikan kesan elegan serta fungsional, sebaiknya memilih desain lemari pakaian minimalis modern. Dengan model yang minimalis modern, lemari pakaian anda dijamin bisa menambah kecantikan interior kamar tidur.

Tips Memilih Furniture

Warna
Untuk warna, Anda dapat sesuaikan dengan konsep yang ada di rumah Anda. Padu padankan supaya seluruh aspek perabot rumah Anda dapat menyatu dan serasi.

Desain
Pilihlah desain yang paling Anda sukai, selain itu Anda juga harus menyesuaikan desain tema yang ada di rumah Anda dengan lemari tersebut.

Harga
Hal yang terpenting yang harus Anda perhatikan yaitu harga dari lemari pakaian tersebut. Seberapa banyak budget Anda, itulah lemari yang akan Anda beli.

Itulah beberapa tips dalam memilih lemari pakaian yang dapat Anda terapkan. Jika Anda mencari atau menyewa jasa penata rumah,memiliki banyak pengalaman dalam menemukan perusahaan yang menyediakan jasa ini dengan pengalaman sangat baik bagi kebutuhan Anda. Daftarkan segera atau hubungi Seekmi untuk mendapatkan layanan penata lemari yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

tips memilih meja makan set

1. Perhatikan Material

Jika ingin meja makan yang terbuat dari kayu, pilihlah material kayu keras murni (hardwood) seperti mahogany, walnut, maple, oak atau jati. Jangan yang bersifat komposit atau gabungan, misalnya MDF (Medium Density Fiberboard).
MDF merupakan material dari campuran kayu keras dan halus yang dikompres menjadi bentuk papan. Meskipun tahan lama, tapi tak sekuat dan sekokoh jenis hardwood. Mungkin harganya akan sedikit lebih mahal, namun jika yang Anda cari adalah meja makan yang tahan lama hingga berpuluh-puluh tahun, lebih baik memilih hardwood. Sementara bagi Anda yang kurang suka meja kayu, pilihlah dari bahan metal atau marmer.

2. Ukur Luas Ruangan

Sangat penting untuk mengukur apakah meja makan sesuai untuk luas ruangan Anda, terutama jika ruang makan berukuran kecil. Jangan sampai meja terlalu besar untuk ruangan sempit, atau terlalu kecil untuk ruangan luas. Meja berbentuk persegi panjang yang ditempatkan di ruang sempit akan dengan cepat memakan ruangan dan membuatnya terlihat sempit. Satu hal yang penting, Anda harus bisa berjalan dan bergerak di antara meja dan kursi.

3. Tentukan Bentuk Meja

Ada beberapa aturan dalam menentukan bentuk meja makan yang sesuai dengan ruangan tertentu. Untuk ruangan kecil, pilihlah meja berbentuk oval agar tersedia ruang kosong dan tidak membuat ruangan tampak terlalu ‘ramai’. Meja bentuk bujur sangkar lebih cocok untuk ruangan sempit, sementara persegi panjang sebaiknya ditempatkan pada ruangan yang luas. Meja bundar sebenarnya bisa ditempatkan di ruang berukuran apapun, tapi sebaiknya tidak pada tempat yang sempit karena akan membatasi ruang gerak.

4. Periksa Dimensi Meja
Kebanyakan meja makan memiliki ketinggian standar antara 28 – 30 inci. Tinggi meja yang paling nyaman bisa memberi ruang yang cukup di atas lutut dan sejajar dengan siku tangan ketika Anda duduk. Sementara lebarnya, baik itu oval, bujur sangkar, bundar atau persegi panjang memiliki standar lebar 36 inci ke atas, tergantung jumlah orang. Sebagai contoh, meja oval dengan panjang 84 inci, bisa mengakomodasi hingga 10 orang

tips memilih tempat tidur

1. Ukuran dan Ketebalan

Menyesuaikan ukuran kasur dengan tempat tidur atau penghuni yang akan menggunakan kasur tersebut adalah hal yang pertama wajib dilakukan. Jika pengguna kasur memiliki tinggi  150 cm maka harus memilih kasur dengan ukuran minimal 10 cm lebih panjang dari ukuran pemakainya untuk dapat menopang tubuh dengan sempurna. Hal berikutnya adalah ketebalan kasur. Bagi anda yang memiliki berat badan lebih atau gemuk usahakan memilih kasur yang lebih tebal dari ukuran normal untuk bisa mengendalikan berat yang ditopang oleh kasur tersebut.

2. Temperatur

Persoalan temperatur udara mungkin untuk anda tidak terlalu penting. Padahal, kenyamanan tidur juga ditentukan oleh faktor tersebut. Pilihlah kasur yang sesuai dengan suhu dalam ruangan tidur anda atau tempat dimana kasur tersebut diletakkan. Biasanya, kelalaian akan hal ini dapat berakibat lembabnya kasur saat berada di suhu yang tidak sesuai yang akan menjadi masalah baru untuk kulit anda. Bahkan selain masalah kulit, kelembaban pada kasur bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius seperti masalah pernapasan dan jantung.

3. Bahan

Bahan yang umum digunakan untuk kasur adalah latex. Bagi anda yang memiliki alergi kulit tertentu hendaknya meneliti dulu kesesuaian jenis bahan untuk kasur anda dengan jenis kulit anda untuk menghindari alergi di kemudian hari

4.utuk anak bayi

 

  • Langkah pertama yang harus bunda perhatikan dalam memilih ranjang untuk bayi adalah kualitas bahan atau material yang bagus dan kokoh. Hal ini supaya bayi lebih aman ketika ditinggal tidur sendirian. Pemilihan ranjang yang kokoh merupakan salah satu hal yang paling penting dalam menjaga keselamatan buah hati ketika tidur.
  • Pilih ranjang dengan material atau bahan dari stainless bukan dari besi. Seperti yang kita ketahui kalau material besi sangat rentan berkarat. Hal ini tentunya sangat membahayakan kesehatan bayi.
  • Sesuaikan ukuran ranjang dengan usia bayi. Jangan memilih ranjang yang terlalu luas atau terlalu sempit. Ini bertujuan untuk membuat bayi merasa nyaman ketika berada di dalam ranjang tersebut. Ranjang yang terlalu sempit akan membuat bayi merasa stress.
  • Selain menyesuaikan ukuran ranjang, bunda juga harus menyesuaikan ketinggian ranjang supaya bayi merasa nyaman dan tidak membahayakan bayi. Pilihlah ranjang sesuai dengan usia bayi dengan standar keamanan yang optimal.

ranjang bayi

  • Pilihlah ranjang yang memiliki roda pada bagian kaki-kakinya untuk memudahkan bunda dalam memindahkan ranjang. Akan tetapi pastikan kalau ranjang beroda tersebut mempunyai pengunci supaya tidak membahayakan keselamatan bayi ketika tidur. Ranjang beroda yang tidak mempunyai pengunci dikhawatirkan akan bergulir dengan sendirinya sehingga berbahaya bagi keselamatan bayi.
  • Jangan memilih ranjang yang mempunyai pintu dorong atau terdapat pintu pada bagian samping yang mudah terbuka. Hal ini untuk menghindari bayi menarik pintu tersebut dan terjatuh.
  • Pilih ranjang bayi yang bisa disesuaikan dengan posisi matras atau kasur. Ketika usia bayi masih kecil maka ukuran matras bisa lebih tinggi. Namun ketika usia bayi sudah bertambah apalagi bayi sudah memiliki kemampuan untuk duduk maka ukuran matras bisa diubah menjadi lebih rendah. Hal ini untuk menghindari bayi terjatuh keluar dari ranjang.
  • Jarak antara kasur dengan ranjang sebaiknya tidak memiliki celah. Hal ini untuk menghindari bagian tubuh bayi terjepit. Ukuran kasur harus pasa dengan ukuran ranjang.
  • Pastikan kondisi sambungan ranjang yang menggunakan baut terpasang dengan kuat. Periksalah secara berkala untuk mencegah terlepasnya sambungan tersebut. Kondisi sambungan sewaktu-waktu bisa longgar akibat dari pergerakan dan aktivitas bayi di dalamnya.
  • Jangan menaruh ranjang bayi di dekat sambungan atau colokan listrik. Selain itu, jauhkan pula ranjang dari jendela.
  • Dalam memilih selimut untuk bayi sebaiknya menggunakan selimut dari bahan dasar katun yang tidak telalu tipis ataupun tebal. Pemilihan selimut sangat penting supaya bayi merasa nyaman ketika tidur didalam ranjang tersebut.
  • Gunakan kain kelambu untuk menutupi ranjang bayi supaya terhindar dari gigitan nyamuk. Ukuran kain kelamu sebaiknya lebih panjang dari ukuran ranjang agar menutupi seluruh bagian atas ranjang